Pemprov Jabar pada tahun 2015 luncurkan anggaran sebesar 611 Milyar Rupiah untuk program sanitasi komunal di 510 desa atau 1020 titik di Jawa Barat. ** Beasiswa untuk Pemuda, Atlit, Guru dan Medis (PAGM) diluncurkan Pemprov Jabar sebesar 64,5 Milyar Rupiah pada tahun 2015. ** BPJS dan bantuan kesehatan untuk rakyat miskin diluncurkan pemprov Jabar sebesar 352,4 Milyar Rupiah pada tahun 2015. ** Bantuan keuangan untuk 5321 desa sebesar 612,6 Milyar Rupiah diluncurkan Pemprov Jabar tahun 2015. ** Pemprov Jabar akan membangun 1839 ruang kelas baru (RKB) untuk sekolah swasta SMP/MTs dan SMA/SMK/MA dengan alokasi anggaran 165,5 Milyar Rupiah pada tahun 2015. ** 750 kobong bagi pesantren akan dibangun oleh Pemprov Jabar pada tahun 2015 dengan anggaran 75 Milyar Rupiah. ** Pemprov Jabar akan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di perdesaan 12.500 rumah (125 Milyar Rupiah) dan di perkotaan 3.000 rumah (45 Milyar Rupiah) pada tahun 2015. ** Bantuan PMU (Pendidikan Menengah Universal) untuk 6.807.548 siswa SMA/SMK/MA dari Pemprov Jabar sebesar 586,8 Milyar Rupiah pada tahun 2015. ** Tahun 2015 Pemprov Jabar berikan bantuan sebesar 30 Milyar Rupiah kepada 100 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk pembangunan ruang kelas baru/ruang laboratorium.

RPJPN 2005 - 2025
RTRWP 2009 2029
RPJPD 2005 - 2025
RTRW NASIONAL
RKPD 2016
RPJMD 2013-2018
RKP TAHUN 2015
RPJMN 2015-2019

Spotlight


Sekda Pimpin Apel Bappeda Jabar


Bandung, Bappeda Jabar.- Ada yang berbeda pada apel pagi di Bappeda Jabar, Senin (1/2). Bila sebelumnya apel rutin selalu dipimpin pejabat struktural Bappeda, kali ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa. Iwa hadir sesaat sebelum apel dimulai, lengkap dengan seragam perlindungan masyarakat (Linmas) dan tanda pangkat di pundak. “Ini pertama kali saya apel di Bappeda. Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Bappeda yang telah bekerja serius dan penuh kerja keras, sehingga berhasil meraih penghargaan berturut-turut,” ujar Iwa saat mengawali memimpin apel. Sekda pertama yang dipilih melalui sistem merit alias atau seleksi terbuka ini mengatakan, peran Bappeda dalam Tim Anggaran Pemer ....Selengkapnya

Pengantar Kerja Pimpinan


AGENDA PEMBANGUNAN BANGSA

16 November 2015

Sejak Indonesia Pra Kemerdekaan, banyak pihak dalan bentuk perorangan atau kelompok organisasi berjuang untuk merdeka dari belenggu penjajahan. Sejak Indonesia merdeka, juga banyak pihak dalam bentuk perorangan atau kelompok organisasi berupaya ingin mengisi kemerdekaan demi kesejahteraan dan kemajuan rakyat Indonesia serta rasa aman. Perjuangan pasca kemerdekaan, dalam RPJMN 2015-2019 disedeehanakan, namun mudah pencapaiannya, yaitu : meningkatnya kondisi perekonomian, berkurangnya kemiskinan, berkurangnya penangagguran dan terjaganya kondisi alam/lingkungan. Untuk meraih keberhasilan pada butir-3, Jawa Barat telah merumuskan strategi pembangunan melalui 10 Common Goals dan didukung secara spasial didukung tematik sektoral, tematik kewilayahan dan tematik metropolitan/Pusat pertumbuhan. Agenda pembangunan Bangsa hendaknya ditupoksikan kedalam sinerji pembangunan mulitpihak di masing-masing level; Pusat, Provinsi, Kab/Kota, De ....Selengkapnya

Aktivitas Aktual


Gubernur Jabar Ajak Bupati/Wali Kota Lebih Peduli Lingkungan

10 Februari 2016


Bandung, Bappeda Jabar.- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memberi pesan khusus kepada para bupati, wali kota, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi dan kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kabupaten/kota yang membidangi bidang lingkungan hidup di Jawa Barat. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis RPJMD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat di gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, Jalan Ir H Djuanda 287 Bandung, Rabu, 10 Februari 2016. “Kita harus menjaga keseimbangan alam, keseimbangan lingkungan hidup. Itulah hakikat pembangunan ....Selengkapnya

Berita


Bandung dan Enam Kota Jadi Proyek Contoh Pembangunan Pembangkit Listrik dari Sampah

10 Februari 2016

Jakarta, (PRLM).- Pemerintah memutuskan akan mengawali dengan percepatan pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah. Ketujuk kota yang akan dijadikan pilot project (proyek contoh) itu adalah: Jakarta, Bandung, kemudian Tangerang, Semarang, Surabaya, Solo, dan Makassar. “Dari tujuh kota tersebut memang ada kota-kota besar, kota besar itu biasanya produksi sampahnya di atas 1.000 ton per hari, sedangkan Solo itu di bawah. Kenapa Solo dimasukkan, supaya ini menjadi pilot project buat kota-kota menengah yang produksi sampahnya di antara di satu kota itu 200-250 ton per hari, dan diharapkan bekerja sama dengan tempat sekeliling dari ....Selengkapnya

Jajak Pendapat


Bagaimana website Bappeda Jabar Menurut anda?

Bagus
Sangat Bagus
Cukup
Jelek
Sangat Jelek
warta

Unduh Dokumen