Info Publik

Dokumen & Informasi

Takut Kompor Gas Meledak Warga Beralih ke Kayu Bakar

Published on 30 Juli 2010, 09:28
telah dibaca sebanyak : 27 kali

SUMEDANG,-Maraknya kasus ledakan tabung gas elpiji ukuran 3 kg yang terjadi di sejumlah daerah, kini menjadi teror yang menakutkan di tengah masyarakat. Sehingga daripada harus menjadi korban ledakan, warga yang tinggal di pinggiran perdesaan atau berbatasan dengan hutan khususnya, lebih memilih menggunakan kayu bakar.alt "Tos lami abdi mah teu nganggo kompor gas, margi sieun ngabeledug. Komo deui ayeuna seueur pisan kajantenan sepertos anu ditayangkeun dina tivi," kata Rokayah (58), warga Dusun Lamping, Desa Cibungur, Kec. Rancakalong, Kab. Sumedang saat ditemui "GM", Kamis (29/7). Ia sedang memasak di dapurnya dengan menggunakan tungku kayu bakar. Menurutnya, hampir semua ibu rumah tangga di kampungnya sudah sejak lama meninggalkan kompor gas. Karena itu, mereka rela pergi jauh ke pinggiran hutan untuk mencari kayu bakar. "Asalkan ada kemauan, tidak sulit bagi warga di sini untuk mendapatkan kayu bakar," ujarnya. Kewajaran Sementara itu, Camat Rancakalong, Drs. H. Karyono, M.Si. yang kebetulan bertemu "GM", usai berkunjung ke wilayah Desa Cibungur yang juga desa tertinggal, membenarkan fenomena yang terjadi di tengah masyarakat di sana. Menyikapi hal itu, pihaknya tidak menyalahkan atau melarang pilihan masyarakat. Bahkan pihaknya menilai hal itu sebagai kewajaran. "Tidak dimungkiri kasus ledakan tabung gas ukuran 3 kg seakan menjadi teror yang senantiasa menghantui masyarakat," terangnya. Di samping itu, pihaknya menengarai pemahaman masyarakat terutama yang berada di pelosok desa, tentang penggunaan kompor gas masih minim. "Hanya saja kami berharap masyarakat menggunakan kayu bakar dengan bijak. Begitu juga pengambilan kayu bakar di tepi hutan, jangan sampai menimbulkan kerusakan lingkungan," paparnya. Hal senada disampaikan Kades Cibungur, Azam Suryadi. Warga sudah cukup lama, termasuk istrinya sendiri, meninggalkan kompor gas. "Seperti ibu-ibu yang lainnya, istri saya juga sekarang kembali menggunakan kayu bakar untuk keperluan memasak. Alasannya ya itu tadi, takut menggunakan kompor gas karena takut meledak," ujarnya.sumber : klik-galamedia.com

Informasi Info Publik Lainnya