Berita Utama

Dokumen & Informasi

Pemprov Jabar Siapkan Dana Rp.250 Milyar

Published on 29 September 2009, 19:25
telah dibaca sebanyak : 160 kali

Pemprov. Jabar dalam rangka penanganan bencana gempa untuk tahap rekontruksi dan rehabilitasi, kini sudah mempersiapkan dana sebesar Rp.250 milyar. Dana tersebut ditargetkan dalam hitungan 2 hari kedepan dapat dicairkan, ungkap Kepala Bappeda Jabar, Denny Djuanda dalam keterangannya kepada wartawan (29/9) usai mengikuti rakor penanganan bencana di Posko Penanganan Bencana, Jalan Diponegoro Kota Bandung.

Menurut Deny, dana tersebut berasal dari APBD perubahan tahun 2009. Dana tersebut berasal dari pos dana tak terduga sertadana bantuan ke Kabupaten/Kota. Pengalokasian dana tersebut sudah memenuhi prosedur karena telah dikonsultasikan dengan pihak Depdagri.

Sementara itu, dalam rangkaian penanganan bencana karena mulai tanggal 30 September 2009 sudah dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar tenda-tenda sekolah sudah disiapkan.

Selain tenda, pihak pemerintah dalam hal ini pihak Depsos yang semula akan membantu tenda sekolah, dalam rangka membantu kesulitan siswa yang sekolahnya rusak, Depsos akan memberikan bantuan berupa bantuan sekolah sementara.

Kegiatan belajar mengajar yang akan diawali 30 September 2009, diyakini berbagai fasilitasi pendukung di beberapa wilayah sudah siap, dimana ada kegiatan belajar pada sekolah yang rusak akibat gempa, kegiatan belajarnya memakai sekolah lain yang tidak rusak atau mempergunakan madrasah-madrasah.

Pemprov. Jabar, dalam rangka penanganan gempa yang kini sudah masuk tahapan verifikasi, proses tersebut sedang dilaksanakan oleh 15 Kabupaten/Kota di Jabar yang dikoordinasikan oleh BNPP. Kegiatan tersebut ditargetkan dapat selesai pada 10 Oktober 2009 mendatang.

Selanjutnya, hasil verifikasi tersebut akan diserahkan oleh BNPP kepada Menko Kesra pada 15 Oktober 2009 mendatang. Hasil verifikasi tersebut, ujar Deny selanjutnya akan menjadi bahan masukan untuk program penanggulangan bencana gempa, dengan nilai dana yang dialokasikan oleh pemerintah sebesar Rp.1,78 trilyun.

Informasi Berita Utama Lainnya