Berita Utama

Dokumen & Informasi

Sampaikan Aspirasi Melalui “SMS JABAR MEMBANGUN”

Published on 25 Juni 2010, 06:48
telah dibaca sebanyak : 121 kali

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Jabar, pada 1 Januari lalu meluncurkan layanan komunikasi interaktif masyarakat dengan pemprov Jabar. Layanan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan akuntabilitas pembangunan yang disampaikan melalui pesan singkat (short message service/SMS) yang dinamakan layanan “SMS JABARMEMBANGUN”. Masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, informasi, serta kritikannya secara langsung melalui nomor 0811-200-5500 yang akan diolah pusat data Bappeda Jabar.

Kepala Bappeda Jabar, Deny Juanda Puradimaja mengatakan berbagai aspirasi, kritikan dan informasi yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai substansinya, bahkan untuk hal-hal yang sifatnya penting, tim SMS JABAR MEMBANGUN akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan bersama pemerintahan daerah terkait.

Lebih lanjut Deny menuturkan, layanan komunikasi ini merupakan pengembangan program Jabar Cyber Province yang telah dicanangkan beberapa waktu lalu. ”Dari program Jabar Cyber Province tersebut diharapkan indeks keterserapan informasi dan teknologi masyarakat akan naik dengan mengedepankan Jabar Cyber Services sebagai prioritas,” katanya di ruang rapat Bappeda Jabar, Kamis (24/6).

Dalam kesempatan itu, Kepala Pusdalisbang Bappeda Jabar, Rina Rahdianawati menuturkan tujuan diluncurkannya layanan tersebut salah satunya sebagai media interaktif untuk menampung aspirasi, keluhan dan informasi pelaksanaan pembangunan. ”Program ini diharapkan akan menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan,” ucapnya.

Sebagai langkah nyata, Deny mengatakan Bappeda akan merealisasi pembangunan jembatan ambruk yang menghubungkan Desa Cimerang dan Desa Laksanamekar Kec. Padalarang, Kab.Bandung Barat pada 2011. “Kami mendapat laporan dari warga yang menyatakan jembatan di desanya ambruk. Jembatan tersebut digunakan sebagai akses utama warga sekitar. Satu hari setelah mendapat laporan itu, kami langsung meninjau ke lapangan, disertai Pemda setempat,”katanya.

Sumber : www.pikiran-rakyat.com

Informasi Berita Utama Lainnya